TEORI AKUNTANSI
LAPORAN KEUANGAN PERTAMINA
DISUSUN OLEH:
NAMA :
AMIAR
BP : 13230003
NO ABSEN:
JURUSAN :
AKUNTANSI
AKBP STIE”KBP” PADANG
SUMATRA BARAT
2015
STIE
KEUANGAN PERBANKAN DAN PEMBANGUNAN
PADANG
|
Nama
|
:
|
AMIAR
|
|
No Induk Mahasiswa
|
:
|
13230003
|
|
E-mail
|
:
|
|
|
No. Absen
|
:
|
|
|
Judul essay
|
:
|
Analisis pengakuan akuntansi terhadap
kegiatan Pertamina
|
|
Topik
|
|
Laporan Pertamina
|
|
Tata Cara Penulisan
|
|
1.
Ditulis
dalam bahasa indonesia atau bahasa inggris
2.
Maksimal
1.500 kata, tidak termasuk judul dan cover
3.
Spasi
1,5
4.
Huruf
arial 11
5.
Diisi
sesuai template
|
|
Jadwal/waktu Penyampaian essay
|
:
|
1.
Disampaikan
softcopy dan hardcopy melalui ketua kelas
2.
Due date adalah pertemuan ke-10
3.
Tidak
ada extension jadwal dan waktu
penulisan
|
|
Penilaian
|
|
1.
Skor
maksimum adalah 15 point
2.
Setiap
point ditentukan per template
3.
Penilaian
didasarkan pada ketepatan jawaban atas pertanyaan
4.
Hasil marking/penilaian akan dibagikan
sementara di kelas
5.
Penilaian
bisa di reasses berdasarkan
argumentasi mahasiswa
|
|
Tandatangan
|
|
|
|
Nilai/Marks
|
1
2
3
4
5
|
………….
………….
………….
…………
…………..
Total
|
SURAT PERNYATAAN TIDAK
MELAKUKAN PLAGIARISM
Saya Yang Bertandatangan Di Bawah Ini,
Nama :
Amiar
NIM :
13230003
Angkatan :
2013
Dengan ini menyatakan bahwa paper/ essay
saya yang saya tulis tidak mengandung paragraph yang saya copy
langsung dari website, paper, journal, media social, dan sumber lainnya tanpa
melakukan paraphrasing terlebih dahulu. Selain itu, paper/essay
ini saya lakukan secara independen tanpa menyadur dari tulisan teman maupun
group/kelompok saya.
Apabila saya terbukti melakukan tindakan
plagiarism, maka saya bersedia mendapatkan nilai 0 (nol) pada paper / essay
ini.
Demikian disampaikan,
( )
PT
PERTAMINA
Pertamina adalah perusahaan
minyak dan gas bumi yang di miliki pemerintah Indonesia (National Oil Company),
yang berdiri sejak tanggal 10 Desember 1957.Undang-Undang No 22 tahun 2001
tanggal 23 November 2001 tentang minyak dan Gas Bumi dan peratura pemerintah No
31 tahun 2003 tanggal 18 juni 2003(PP No 31)Tentang peralihan bentuk perusahaan
pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara
(pertamina lama) menjadi perusahaa perseroan(persero).
Produk dalam perusahaan pertamina yaitu:
·
Bahan
bakar(BBM) diantarannya : premium, solar,pertamax ,partamax plus, minyak
diesel, minyak bakar
·
ELPIJI
·
Pelumas
otomotif dan industry diantarannya :prima XP , fastron, mesran dan lain-lain
Maksud dari
Perusahaan Perseroan adalah untuk menyelenggarakan usaha di bidang minyak dan
gas bumi, baik dalam maupun di luar negeri serta kegiatan usaha yang terkait di bidang
minyak dan gas bumi tersebut. Pertamina telah memasuki suatu era baru.
pemerintah mengharapkan dividen yang lebih besar yang di berika perusahaan
kepada Negara.
Pertamina beberapa anak perusahaan di antaranya yaitu:
·
PT
Pertamina EP – U saha hulu d bidang minyak dan gas bumi meliputi:ekpsorasi eksploitasi
serta penjuaan minyak dan gas bumi hasi
kegiatan eksploitasi
·
PT
Pertamina Geothermal Energy -
Pengelolaan dan pengembangan sumber daya panas bumi melipui kegiatan
ekspliotasi, kontruksi , operasi dan pemeiharaan serta pegembangan teknologi di
bidang panas bumi
·
PT
Pertagas - Niaga, transportasi
distribusi, pemrosesan dan bisnis lainnya yang berkait dengan gaas alam dan
produk turuannya
·
PT
Pertamina Putra Niaga – Jasa Teknologi ,
jasa perdagangan Non BBM serta industry
di bidang pertambangan minyak dan gas bumi.
Sepanjang perjalanan PT Pertamina mengalami jatuh
banggun,dari situ pertambangan minyak dan gas bumi Negara ini belajar dari kesalahannya,dengan
memperbaiki operasi dan pelayannya.Tahun 2008
PT Pertamina mengembangkan standar pertamina “Pertamina Way”memastikan
konsumen mendapatkan pelayan terbaik dari SPBU.
yang membedakan PT pertamina dari sisi operasionalnya
yaitu:
·
eksplorasi
dan produksi
1. meningkatkan produksi dari apangan eksisting
2. meakukan kspansi keguatan usaha dan operasi termasuk
mealui secara anorgani
3. mengembangkan potensi CMB di wilayah pertamina
4. melakukan aliansi strategi untuk ekspansi maupun
membangun kemampuan spesifik.
·
Non
eksplorasi dan produksi
Meningkatkan bisnis perniagaan gas di dalam negeri serta
memenfaatkan peluang untuk memperbesar bisnis trasporasi dan proses gas melalui
sinergisitas dengan AP Pertamina lainnya.
Pro aktif dalam perusahaan Ricing Policy selaras dengan
kebijakan nasional. Peningkatan kapasitas
dan kemampuan spesifik jasa pengeboran untuk menunjang rencana ekspansi perusahaan.
Saat ini ,Dikorat Hulu meneglola 6 anak perusahaan yang
bergerak di bisnis Hulu industry dan panasbumi,selain itu Dekorat juga
mengembangkan fungsi penunjang teknologi dibidang Hulu ,yaitu exploration dan
Productio Tecnology Center(EPTC)
Sedangkan yang membedakan pertamina dari sisi finansalnya
yaitu:
1.
Kualitas
laporan keuangan
Pertamina meliris lapoan keuangan tahun 2012 –nya ke pablik
lebih cepat bahkan lebih awal dibandingkan perusahaan tbk. Pertamina telah
menerapkan IFRS(Internasional
Financial Reporting System) dan di audit
oeh akntan public di akui dunia.
2.
Kenaikan
pendapatan per tahun
Pndapatan pertamina di tahun 2012 mencapai US$ 70.9
miliar atau meningkat di banding tahun sebelumnya.dan di tahun 2013 juga
mengalami peningkatan dari sisi pendapatan maupun laba bersih,berhasil meraup
pendapatan sebesar Rp 71,1 miliar dengan laba bersih US$ 3,07 miliar
3.
Tercepat
di banding dengan BUMN lainnya
Lewat 17 anak perusahaan dan tingkat kompleksitas bisnis
yang tinggi,pertamina berhasil menjadi yang tercepat melaksanakan RUPS di
antara BUMN lannya.
4.
Transparansi
Whiste blowing system yang di terapkan pertamina di nilai
salah satu system terbaik pada saat ini,selain itu,untuk penyerapan anggaran
subsisdi BBM pertamina juga melibatkan BPKP serta audit oleh Badan Pemeriksa
Korupsi.
5.
Penerapan
good corporate governance (GCG)
Petamina menerapakan good corporategovernance(GCG) daam
menjalankan bisnis.
Menurut PSAK
29 Akuntansi minyak dan gas bumi
Industri minyak dan gas bumi meliputi usaha meliputi
usaha pencarian(exploration),pengembangan(development), produksi cadanang minyak
dan gas bumi,usaha pengelolahan minyak dan gas bumi(refinery) ,dan usaha angkutan dengan kapal laut(tanker),serta usaha pemasaran minyak dan
gas bumi serta produk-produk hasil pengolahan yang lain.
Perusahaa dalam industry minyak dan gas bumi dalam bentuk
usaha terpadu(intergrate) dalam arti bahwa perusahaan tersebut mempunyai usaha
eksplorasi, pengembangan, produksi,refinery,tanker dan pemasaran, sebagai suatu
kesatuan uasaha, atau bentuk usaha-usaha terpisah yang masing-masing berdiri
sendiri. maka dari itu akuntansi minyak dan gas bumi mempunyai karakteristik
yang berbeda dengan industry lainnya.
Exsplorasi atau
pencarian minyak bumi merupakan suatu
kajian panjang yang melibatkan kajian kebumian dan ilmu eksak.
Dalam explorasi ada
beberapa unsure yang harus di perhatikan:
1. Batuan sumber (source rock)
2. Tekanan dan temperature
3. Migrasi
4. Reservoar
5. Perangkap
Kegiatan eksplorasi meliputi
penyelidikan topografi ,geologi ,geofisika ,pemboran sumur eksplorasi dan
pemboran sumur uji stratigafi. Penyelidikan topografi adalah kegiatan
mengukuran tanah yang bertujuan membuat peta suatu daerah tertentu.
Perlakuan akuntansi
terhadap jenis biaya eksplorasi dapat menggunakan metode full cost (FC) maupun
succeful efforts(SE).
Menurut metode full
cost(FC) semua biaya dikapitalisasi sebagai dari asset minyak dan gas bumi di
daam suatu Negara sebagai pusat biaya.
Menurut metode succesfu effports(SE),
semua biaya eksplorasi ,di luar biaya-biaya yag di alokasikan ke sumur-sumur
ekplorasi diperlakukan sebagai beban pada periode akuntansi yang bersangkutan
Jenis biaya pengembangan
meliputi biaya peralatan dan fasilitas pengembangan,pengaliran,pengumpulan dan
penyimpan minyak dan gas bumi. perlakuan akuntansi terhadap jenis biaya
pengembangan menurut FC dan SE semua biaya pengembangan dikapitalisasi bagian
dari aset minyak dan gas bumi dan peralatan sumur.
Kegitan produksi
meliputi pengangkatan minyak dan gas ke permukaan bumi pertama pengangkatan minyak dan gas bumi kedua proses pemisahan minyak meliputi pemisahan gas dan cairan
separator dan pemisahan minyak ketiga pengumpulan.
Dalam pengolahan
akuntansi produksi di perlakukan sebagai
beban saat terjadinya proses produksi,jenis beban meliputi seperti beban
pengoaan untuk penyulingan pada unit destilasi,pengolaha merengkh minyak berat
pada unit perengkah dan fast gas oil pada wax plant dalam penyerahan minyak menta dan
produksi ada pengantaran atau
taransportasi nya ini di berlakukan sebgai beban. Dalam perolahan aktiva tetap
transportasi pengkut minyak mentah dan
produk serta penunjangnnya di peroleh
dengan cara membangun sendiri dan beli langsung serta sewa guna modal
yang meliputi perolehan kapal tenker dan kapal ringan.
Pemasaran minyak dan gas
bumi meliputi pembekalan dalam negeri dan ekspor minyak mentah ,gas bumi serta produk lainnya.perlakuaan
akuntansi dalam pemasaran semua beban pemasaran produk di dalam negri
diperlakukan sebagai beban operasi pemasaran ,sedangkan fabrikasi da pengemasan
termasuk dalam harga pokok produk,semua beban pemasaran gas di daam negri
diperlakukan sebagai beban operasi pemasaran ,semua harga perolehan aktiva
tetap dalam kegiatan pemasaran dikapitalisasi dan disusutkan sebagai pestinya.
Dewan komisaris menekankan pentinnya
peningkatan investasi pertamina dalam high impact projeck yang mampu signifikan
, sehinga target laba pada 5 tahun ke delapan di atas Rp 50 triliun dapat
tercapai melaui berbagai inisiatif stategi.
Di perkirakan Indonesia
akan memasuki tahap pembangunan yang
padat sumber daya ,pertamina di tuntut
untuk mampu mengantisipasi perkembangan tersebut , Sasaran utamanya adalah
meningkatkan kinerja operasiona dan margin kilang serta penerapan stategi
pemasaran yang komprensif. Meskipun bisnis terkemuka namun tetap focus pada
pada minyak dan gas bumi . pada periode ini diperkirakan pendapatan akan tumbuh
dari sebesar US$59,90 miiar sebesar US$85,30. Sementara itu ,perolehan aba
bersih juga tumbuh dai sebesar US$ 2,70
miliar pada tahun 2012 menjadi sebesar US$4,90 miliar pada tahun 2016.
Dalam pembukuan maupun
dalam penyajian laporan keuangan pertamina menggunakan mata uang Dollar Amerika
Serikat terhitung mulai tanggal 1 januari 2012 ini di lakukan untuk menerapkan
PSAK 10 (revisi 2012)
Sesuai dengan RJPP
2012-2016 daam meningkatkan kinerja hulu ,Dewan Komisaris mendorong direksi agar
mengupayakan penambahan cadangan dan peningkatan produksi migas dan panas
bumi,menyadari bahwa impor mentah menjadi faktor penting untuk menjaga kelangsungan
produksi BBM dan optimalisasi kilang pertamina ,Dewan komisaris telah
menyarankan agar anak perusahaan Petral Singapore selaku pemasok minyak mentah
yang berasa dari impor hendaknnya membeli langsung dari pihak pertama yaitu
produsen untuk minyak mentah serta pengadaan impor BBM langsung dari kilang
dan/ atau NOC dari Negara lain.
Realisasi investasi
dalam tahun 2012 mencapai sebesar US$
3,13 milir atau sebesar 128,28% dibandingkan tahun 2011 yang mencapai sebesar
US$2,44 miliar. Meskipun realisasi investasi termasuk ntuk merger dan akuisisi
yang masih tertunda pada tahun 2012. Dewan komisaris mendukung program
peningkatan kualitas SDM pertamina dan bahkan menyarankan agar menjadi
prioritas pertama dan utama bagi Direksi.
KESIMPULAN
Pertamina
adalah perusahaan minyak dan gas yang di miliki pemerintah Indonesia,dalam
industry minyak dan gas bumi meliputi usaha pencarian (exploration),pengembagan
(development),serta produksi cadangan minyak dan gas bumi, daam pencatatan
akuntansi pengankuannya berbeda-beda
seperti biaya di produksi di akui sebagai beban,biaya-biaya pengembangan
pengakuan akuntansinya sebgai aset .Di Indonesia akan memasuki tahap
pembangunan padat sumber daya,pertamina ditutut untuk mengantisipasinya Dewan
Direksi mengantisipasinya dengan cara meningkatkan investasi dalam high impact
projeck.
Sebagai perusahaan yang menuju kelas dunia pertamina
telah menginflementasikan standar akuntansi
yang baru daalam rangka meningkatkan kualitas laporan keuangan dan
pertamina mampu menyelesaikan laporan tahun 2012 yang berarti sepanjang
perseroan .
1 januari tahun 2012 pertamina telah memakai mata uang
Dollar Amerika Serikat. Dewan Direksi pertamina
terus mendorong peningkatan kualitas kualitas perencanaan investasi dan
peningkatan kualitas SDM pertamina .
SARAN
Kegiatan yang di lakukan PT Pertamina sudah cukup
baik,namun harus ada penekan pada biaya produksi agar biayanya dapat
diminalisir,agar dapat memberikan keutungan yang besar pada Negara dan tanpa
harus mensubsidi BBM,dan masyarakat dapat membelinya dengan murah.